Zikir Pagi Dan Petang Dan Keutamaannya

Sangat banyak ayat ataupun hadits yang menerangkan keutamaan berdzikir kepada Allah. Bahkan Allah dan Rasul-Nya telah memerintahkan dan menganjurkan kepada kita agar senantiasa berdzikir dan mengingat-Nya (lihat edisi 29/III tentang dzikir-dzikir setelah shalat wajib). Jangan sampai harta, anak-anak ataupun kegiatan duniawi melalaikan kita dari berdzikir kepada Allah.

Baca lebih lanjut

Iklan

Kematian Itu Datang Dengan Caranya Sendiri

Tulisan ini sudah pernah diterbitkan oleh majalah Tarbawi edisi 148/ tanggal 1 Pebruari 2007, dan kini saya posting ulang di sini agar bisa dibaca oleh banyak orang, semoga semua tercerahkan. Ikuti teksnya berikut ini.

Baca lebih lanjut

Memulihkan Kesehatan Dengan Sedekah

Bismillah…

Dalam hidup ini banyak hal yang menurut logika kita sebagai manusia nampak seperti mustahil atau tidak mungkin terjadi. Tidak sedikit kita menyaksikan atau mengetahui, bahwa ada suatu penyakit atau sebut saja luka yang sudah sekian lama diderita oleh sesorang dan sudah sekian banyak pula macam obat yang digunakan untuk mengobatinya namun tidak kunjung sembuh. Tetapi setelah bertanya dan berkonsultasi kesana kemari pada orang-orang yang mengerti ilmu agama, dan menyarankan agar ia perlu bersedekah kemudian ia melaksanakan saran tersebut, maka penyakit luka tersebut akhirnya sembuh dan bahkan kesehatan orang tersebut secara ruhani dan jasmani menjadi jauh lebih baik dan segar dari sebelumnya.

Baca lebih lanjut

Menjadi Manusia Akhirat

Bismillah…

“Menjadi Manusia Akhirat”, adalah sebuah judul artikel yang saya salin dari Majalah Tarbawi edisi 111 tgl 23 Juni 2005 dan saya pindahkan sebagai postingan di blog sederhana saya “Butir-Butir Mutiara”. Tulisan ini sangat menggugah dan semoga pembaca mendapatkan pelajaran dan hikmah dari kisah yang dibahas di dalamnya, aamiin. Selengkapnya ikutilah urain berikut ini.

Baca lebih lanjut

Hari Berbangkit Dan Padang Mahsyar

Pada satu masa nanti, yang kita kenal dengan hari berbangkit, yaitu ketika sangkakala pertama ditiup dan matinya semua mahluk, maka mereka tetap seperti itu untuk masa tertentu sebelum ba’ts atau hari berbangkit. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Al Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radiyyallahu anhu, Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Jarak antara dua tiupan itu 40 (empat puluh). Mereka bertanya, ‘Wahai Abu Hurairah apakah 40 hari?’ Dia berkata, ‘Saya menolak’. Mereka bertanya, ‘Empat puluh bulan?’ Dia berkata, ‘Saya menolak’. Mereka bertanya, ‘Empat puluh tahun?’ Dia berkata, ‘Saya menolak.’ Kemudian Allah menurunkan air dari langit, maka mereka bermunculan seperti tumbuhnya sayuran. Dia berkata, ‘Tidak ada bagian manusia yang tidak hancur kecuali satu tulang, yaitu ‘Ajbudz-dzanab, darinya makhluk itu disusun kembali pada hari kiama.” (HR.Muslim IV/2270-2271).

Baca lebih lanjut